SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo
Karawitan Siswo Hutomo Laras SMPN 1 Kecamatan Jetis Tampil Apik Pada Lomba Karawitan Pelajar Tingkat SD/MI dan SMP/MTs Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Ponorogo Ke-520 Tahun 2016 PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Senin, 08 Agustus 2016 01:41

SMPN 1 Kecamatan Jetis kembali menunjukkan kepeduliannya dalam pelestarian budaya Jawa. Hal ini dibuktikan dengan keikutsertaannya grup karawitan Siswo Hutomo Laras pada Lomba Karawitan Pelajar Tingkat SD/MI dan SMP/MTs Dalam Rangka Hari Jadi Ponorogo ke-520 Tahun 2016. Walaupun karawitan Siswo Hutomo Laras SMPN 1 Kecamatan Jetis ini baru diluncurkan satu tahun ini, namun penampilannya tidak mengecewakan saat mengikuti lomba.



Grup karawitan ini dengan baju sinden yang berwarna kuning kontras dengan suara merdu melantunkan tembang wajib Ela-ela Gandrung dan Ibu Pertiwi, serta tembang pilihannya adalah Ojo Rewel. Suara tabuhan gamelan Jawa yang indah berkumandang di Pendopo Kabupaten Ponorogo mengiringi grup karawitan Siswo Hutomo Laras. Ketika ditemui saat lomba, pembina karawitan Siswo Hutomo Laras SMPN 1 Kecamatan Jetis, Suharyanto, M.Pd, mengatakan bahwa walaupun masih pemula, tetapi anak-anak sudah berani mengikuti lomba di tingkat kabupaten bersaing dengan grup karawitan dari sekolah lainnya. Beliau juga menjelaskan kegiatan karawitan merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang baru diadakan satu tahun ini di sekolahnya dengan pelatih Bapak Lasirin. Dalam setahun ini sudah dua lomba yang diikuti, meskipun belum juara tetapi sudah memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengembangkan potensinya dan berkompetisi di tingkat kabupaten. Setelah melihat penampilan siswanya, Kepala SMPN 1 Kecamatan Jetis, Dra. Nurlaila Djadjuli, M.Pd. menyampaikan rasa syukurnya karena grup karawitan Siswo Hutomo Laras SMPN 1 Kecamatan Jetis tampil apik saat lomba, walaupun penampilaanya belum maksimal. Beliau mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sekolah dalam menguri-uri budaya jawa dan menanamkan cinta kebudayaannya sendiri pada siswanya di era globalisasi ini. Tak lupa Kepala SMPN 1 Jetis menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wali Siswa dan Pengurus Komite atas dukungan serta motivasinya sehingga sekolah selalu bisa mengikuti lomba baik di tingkat kabupaten maupun nasional.





Grup karawitan ini berlatih setiap hari Sabtu dan merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler di SMPN 1 Kecamatan Jetis. Teruslah berjuang anak-anakku, isi masa mudamu dengan hal-hal yang positif berkarya untuk SMPN 1 Kecamatan Jetis. Bravo SMPN 1 Kecamatan Jetis. (Humas SMPN 1 Kec. Jetis)

 
Kegiatan Literasi SMPN 1 Kecamatan Jetis Sebagai Salah Satu Upaya Penumbuhan Budi Pekerti PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Rabu, 03 Agustus 2016 04:52

Dalam rangka mengimplementasikan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti, SMPN 1 Kecamatan Jetis Ponorogo mengadakan kegiatan baru yang berupa kegiatan literasi untuk semua siswanya dan juga untuk guru-gurunya. Kegiatan ini dicanangkan sejak tanggal 1 Agustus 2016 dengan tujuan:
1.    Mengembangkan potensi diri Peserta Didik dan Guru
2.    Menambah wawasan dan pengetahuan dari buku
3.    Menggunakan perpustakaan sebagai tempat pembelajaran

Kegiatan literasi yang dilaksanakan di SMPN 1 Kecamatan Jetis diantaranya:
1.    Membaca 10 menit setelah jam ke-4 dengan buku-buku yang telah ada di kelas tersebut. Dan bertukar buku antar siswa dalam kelas tersebut setiap 2 minggu selanjutnya bertukar buku antar kelas setiap 3 bulan. Kegiatan membaca ini ditulis peserta didik dan guru dalam jurnal membaca serta ditandatangani oleh pendamping bagi siswa dan kepala sekolah bagi guru.
2.    Kegiatan terjadwal masuk kelas untuk tiap mata pelajaran ke perpustakaan. Sedangkan bentuk pembelajaran di perpustakaan diserahkan pada guru matpelnya masing-masing.
3.    Kegiatan terjadwal meresume buku di perpustakaan setiap hari Jumat untuk kelas VII dan VIII.

Dalam menunjang kegiatan ini, saat dikonfirmasi wakasek sarana prasarana SMPN 1 Kecamatan Jetis, Jemani, M.Pd, mengatakan selain menyediakan buku di kelas-kelas (sejumlah siswa yang ada di kelas tersebut) sekolah juga menyediakan pojok literasi di depan ruang adiwiyata, UKS, lab. Bahasa, kantin, sehingga siswa bisa membaca buku dan menambah pengetahuan dimana saja dia berada. Ketika ditanyakan kepada Kepala Sekolah darimana buku literasi ini diperoleh, Dra. Nurlaila Djadjuli, M.Pd menyampaikan selain dibeli dari dana BOS, juga mendapatkan bantuan buku dari Wali Peserta Didik mulai dari kelas VII sampai kelas IX. Buku-buku bantuan dari wali murid ini terlihat tersampul rapi dan berada di setiap kelas. Selanjutnya Kepala SMPN 1 Kecamatan Jetis menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua wali murid atas bantuan buku yang diberikan semoga buku-buku yang ada ini bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan/wawasan anak.




Untuk mendukung kegiatan literasi ini SMPN 1 Kecamatan Jetis memiliki 2 perpustakaan yang representatif lengkap dengan IT dan Wifi. Jumlah judul buku yang ada di perpustakaan lebih dari 1500 judul. Saat dikonfirmasi kepada Kepala Perpustakaan, Suwarti, S.Pd, beliau mengatakan perpustakaan SMPN 1 Kecamatan Jetis setiap tahun selalu menambah buku baik fiksi maupun non fiksi. Jenis buku dan judul buku yang dibeli berdasarkan permintaan dari anak-anak dan guru. Karena di perpustakaan disediakan buku untuk menuliskan jenis dan judul buku yang akan dibeli oleh sekolah. Selain itu tugas-tugas dari guru matpel yang sifatnya softcopy juga terkumpul di computer perpustakaan sehingga bisa dibaca dan dilihat oleh peserta didik yang lain. Selain itu untuk memotivasi para peserta didik, sekolah juga memberikan penghargaan kepada penulis resume terbaik, peminjam buku terbanyak, dan pengumjung perpustakaan terrajin pada masing-masing jenjang kelas. Penghargaan ini diberikan setiap akhir semester. Suwarti, S.Pd menambahkan setiap tengah semester selalu memutar film yang berkaitan dengan patriotisme, cinta tanah air maupun film-film yang membangkitkan motivasi. Bagi anak-anak yang bisa menceritakan kembali isi film tersebut dan menuliskannya dengan baik akan mendapatkan hadiah. Suwarti, S.Pd juga menyampaikan dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh dua orang tenaga perpustakaan yaitu Luluk Nur Azizah, A.Md dan Tri Yudha Sujatmiko.





Tidak salah apabila anak-anak yang bersekolah di SMPN 1 Kecamatan Jetis maupun lulusannya mempunyai karakter yang sangat bagus karena banyak kegiatan-kegiatan yang menumbuhkan sikap atau karakter yang baik pada peserta didiknya, selain kegiatan literasi. Diantaranya:
1.    Kultum 15 menit sebelum pembelajaran dimulai
2.    Memberi salam, senyum dan sapa kepada setiap orang di komunitas sekolah
3.    Mengucapkan salam kepada guru sebelum pembelajaran dimulai.
4.    Adanya kepedulian kepada sesama warga sekolah dengan menjenguk warga yang sedang sakit, kematian dsb
5.    Membiasakan untuk sholat dhuha dan juga sholat dhuhur berjamaah
6.    Melakukan perayaan hari besar agama dengan kegiatan yang sederhana dan khidmat
7.    Upacara pada hari Senin dan hari besar lainnya
8.    Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Lagu Wajib Nasional atau lagu yang bisa membangkitkan patriotisme dan cinta tanah air.
9.    Salah satu kegiatan Jumat pagi yaitu merawat tanaman dan kebersihan lingkungan sekolah.
10.    Adanya piket kebersihan secara beregu
11.    Membiasakan diri untuk memiliki tabungan bekerja sama dengan bank yang dating ke sekolah 2 kali dalam seminggu.

Pembentukan karakter ini dilakukan dengan melakukan pembiasaan terus menerus sehingga akhirnya anak-anak terbiasa dengan kegiatan-kegiatan ini. Karena di tingkat pendidikan dasar inilah karakter anak dibentuk. Kapan lagi kalau tidak sekarang dan siapa lagi kalau bukan kita yang membentuk karakter generasi muda Indonesia. Bravo SMPN 1 Kecamatan Jetis. Salam Sukses (Humas SMPN 1 Kecamatan Jetis)

 
Workshop Guru SMPN 1 Kecamatan Jetis Ponorogo PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 02 Agustus 2016 05:53

Dalam rangka meningkatkan professional dan menambah wawasan Guru, SMPN 1 Kecamatan Jetis mengadakan kegiatan workshop yang diikuti oleh 48 Guru. Kegiatan workshop ini dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu tanggal 30-31 Juli 2016 dengan narasumber dari Dinas Pendidikan yaitu Bpk. Ari Mustofa, M.Pd (Narasumber Nasional) dan instruktur nasional yang dimiliki oleh SMPN 1 Kec. Jetis yaitu:
1.    Purnomo, S.Pd.I
2.    Sugeng Riyono, S.Pd
3.    Suryanti, S.Pd
4.    Jemani, M.Pd
5.    Achmad Muhkam Tanzil, M.Pd
6.    Rachmad Wahyono, S.Pd



Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari munculnya Permendikbud baru
1.    No. 20 Tahun 2016 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar Dan Menengah
2.    No. 21 Tahun 2016 Tentang Standar Isi Pendidikan Dasar Dan Menengah
3.    No. 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar Dan Menengah
4.    No. 23 Tahun 2016 Tentang Standar Penilaian Pendidikan
5.    No. 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti Dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah

Saat dikonfirmasi ketua panitia, Rachmad Wahyono, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting disebabkan adanya Permendikbud yang baru ini berkaitan dengan proses pembelajaran dan kualitas kelulusan yang dihasilkan dari sebuah lembaga. Diharapkan dari kegiatan ini bisa dihasilkan pemahaman yang matang tentang keinginan dari pemerintah dan juga menyusun perangkat-perangkat pembelajaran yang nanti akan digunakan dalam proses belajar mengajar.

Di tempat yang terpisah di sela-sela kegiatan Kepala SMPN 1 Kecamatan Jetis, Dra. Nurlaila Djadjuli, M.Pd juga menyampaikan bahwa workshop seperti ini selalu diadakan di awal semester sebagai sarana menambah profesionalisme guru. Dengan narasumber bergantian sesuai dengan kebutuhan. Kepala SMPN 1 Kec. Jetis juga menyampaikan anak-anak yang hebat pasti dihasilkan oleh guru yang luar biasa. Oleh karena itu di SMPN 1 Kec. Jetis selalu ditekankan, setiap guru untuk mengikuti kegiatan peningkatan mutu, diantaranya kegiatan MGMP, kegiatan workshop baik tingkat kabupaten, propinsi, maupun tingkat nasional. Apalagi saat ini SMPN 1 Kecamatan Jetis ditunjuk oleh pemerintah untuk melaksanakan kurikulum 2013 sehingga kemampuan guru harus lebih ditingkatkan untuk mengimbangi kemajuan di era global ini.



Bapak/Ibu Guru sangat antusias mengikuti kegiatan workshop ini walaupun dilakukan di hari minggu. Hal ini seperti diungkapkan oleh salah seorang peserta workshop, Uut Eriana, S.Pd, Guru Bahasa Inggris menyampaikan bahwa materi yang disampaikan merupakan hal-hal baru sehingga menarik dan guru diberi kesempatan untuk mengembangkan apa yang ada di Permendikbud tersebut. Hal yang sama disampaikan oleh Sutjipto, A.Md, Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Beliau mengatakan kegiatan workshop ini sangat bermanfaat untuk membuat proses belajar mengajar menarik, menantang, dan berpusat pada siswa. Beliau juga berharap suatu saat sekolah ini juga mengadakan seminar pendidikan yang bisa diikuti oleh masyarakat karena pendidikan bukan hanya tanggungjawab sekolah juga tanggungjawab orang tua, masyarakat dan pemerintah.



Oleh karena itu tidak salah kiranya bahwa SMPN 1 Kecamatan Jetis selalu melahirkan anak-anak yang berprestasi baik di tingkat Kabupaten maupun di tingkat nasional, hal ini disebabkan karena kemampuan guru yang terus menerus ditingkatkan. Karena guru lah bisa dihasilkan profesi-profesi yang lain. Di tangan guru lah generasi muda ini dititipkan. Selamat mengikuti workshop Bapak/Ibu Guru SMPN 1 Kec. Jetis. Sukses generasi ini di tangan anda semuanya. Bravo SMPN 1 Kecamatan Jetis. (Humas SMPN 1 Kec. Jetis)

 
Kegiatan Membatik Membawa SMP Negeri 1 Kecamatan Jetis ke Kancah Nasional PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Sabtu, 30 Juli 2016 01:39

Batik merupakan warisan leluhur dari nenek moyang Bangsa Indonesia yang perlu dilestarikan. Sebagai lembaga pendidikan yang mencetak generasi penerus bangsa, SMPN 1 Kec. Jetis berusaha membekali Peserta Didik untuk memperkenalkan dan belajar membatik sejak di Kelas VII. Selanjutnya karya batik dari anak-anak dipakai sebagai seragam setiap hari Sabtu di kelas IX. Sehingga kelas IX setiap hari Sabtu akan penuh dengan warna-warni hasil karya batik yang dipakai oleh anak itu sendiri.



Pelajaran membatik pada kurikulum SMPN 1 Kec. Jetis terampu pada mata pelajaran Seni Budaya yang diajarkan 2 (dua) jam pelajaran per minggu oleh guru Seni Budaya yang mengajar di kelas tersebut. Peserta Didik sangat antusias menorehkan karyanya di sepotong kain putih yang kelak akan menjadi karya batik tulis kebanggaannya. Peserta Didik saat melaksanakan kegiatan membatik berada di luar kelas. Anak-anak membatik di bawah pohon-pohon rindang atau di gazebo yang memang dipersiapkan untuk kegiatan ini.

Hasil karya batik yang dibuat oleh anak-anak ini menarik tim penilai adiwiyata mulai dari tingkat kabupaten sampai di tingkat nasional. Dan akhirnya karena batik inilah SMP Negeri 1 Kec. Jetis berhasil menerima penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2014 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia serta dari Menteri Lingkungan Hidup.



Hasil karya batik anak-anak SMPN 1 Kec. Jetis sering dipamerkan dalam kegiatan pameran, baik di tingkat Kabupaten maupun di tingkat Nasional. Hal ini membuat decak kagum dari para pengunjung dan juga dari berbagai awak media sehingga pernah diberitakan di televisi swasta yang meliput kegiatan pameran tersebut. Demikain juga guru tidak kalah berprestasinya menghasilkan karya batik yang desain oleh Bpk. Suryono, S.Pd (alm) dan dipakai sebagai batik seragam adiwiyata SMPN 1 Kec. Jetis.



Kita berharap dengan kegiatan membatik ini menambah rasa cinta generasi muda untuk cinta tanah air dan mempunyai keinginan melestarikan budaya bangsa yang luar biasa ini. Dengan mempunyai kompetensi membatik ini diharapkan lulusan SMPN 1 Kec. Jetis bisa menularkan kemampuannya kepada masyarakat yang ada di sekitar dan bisa sebagai kelebihan dari alumni SMPN 1 Kecamatan Jetis. (Humas SMPN 1 Kec. Jetis)

 
Penerimaan Peserta Didik Baru dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah SMP Negeri 1 Kecamatan Jetis PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 19 Juli 2016 02:11

SMP Negeri 1 Kecamatan Jetis merupakan salah satu Sekolah Menengah Pertama yang perlu diperhitungkan di Kabupaten Ponorogo. Dari sekolah ini banyak menghasilkan prestasi-prestasi akademik baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat nasional. Untuk Tahun Pelajaran 2015/2016 diperoleh penghargaan sebanyak 47 (empat puluh tujuh) buah untuk bidang akademis dan 52 (lima puluh dua) untuk bidang non akademis.


Di sekolah yang dipimpin oleh Dra. Nurlaila Djadjuli, M.Pd memang penuh dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif. Kegiatan tersebut diantaranya adanya 18 (delapan belas) kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Kegiatan ekstrakurikuler ini wajib diikuti oleh semua Peserta Didik dan juga sebagai salahsatu syarat kenaikan kelas. Yang tidak kalah pentingnya di sekolah ini diadakan kegiatan Festival Reyog Antar Kelas VIII dan merupakan satu-satunya kegiatan yang diadakan oleh sekolah di Kabupaten Ponorogo. Selain itu di sekolah ini juga dilakukan kegiatan Service Learning untuk kelas VIII yang merupakan kegiatan bakti sosial di masyarakat sekitar rumah atau di Sekolah Dasar di kecamatan-kecamatan tempat tinggal Peserta Didik. Selanjutnya kegiatan Service Learning ini dilaporkan dalam bentuk karya tulis. Dengan melatih menulis ini hamper setiap tahun anak-anak memperoleh kejuaraan tingkat nasional dalam Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pada tahun pelajaran ini mulai dikembangkan kegiatan literasi yang membiasakan anak-anak untuk membaca. Orang Tua Murid memberikan dukungan penuh diantaranya dalam bentuk sumbangan buku-buku yang layak dibaca seusia anak SMP.

Dengan adanya kegiatan dan prestasi-prestasi ini SMP Negeri 1 Kecamatan Jetis yang merupakan Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional masih menjadi sekolah favorit di Kabupaten Ponorogo khususnya di wilayah Arjowinangun dan Kecamatan wilayah selatan Kabupaten Ponorogo. Oleh karena itu pada Tahun Pelajaran 2016/2017 ada 297 (dua ratus sembilan puluh tujuh) Pendaftar yang ingin bersekolah di SMPN 1 Kecamatan Jetis.
Untuk Tahun Pelajaran 2016/2017, SMPN 1 Kecamatan Jetis mempunyai pagu 256 siswa dengan 8 (delapan) rombongan belajar. Penerimaan Peserta Didik dilaksanakan pada tanggal 27 – 29 Juni 2016 yang dilakukan dengan menggunakan 3 (tiga) jalur yaitu:
1.    Jalur Rekomendasi Dinas Pendidikan
2.    Jalur Rekomendasi Kepala Sekolah
3.    Jalur Masyarakat Tidak Mampu dan Jarak Tempat Tinggal
4.    Jalur Peringkat NUS/NUM
Pada saat Pendaftaran Peserta Didik Baru sangat terlihat antusias masyarakat dalam mendaftarkan putra-putrinya. Mereka dengan sabar menanti hasil pengumuman yang setiap hari diumumkan sementara. Dan pada tanggal 2 Juli 2016 diumumkan calon Peserta Didik Baru SMP Negeri 1 Kecamatan Jetis. Berdasarkan informasi yang diterima dari Kepala SMPN 1 Kecamatan Jetis, Danem tertinggi yang diterima 288,50 dan Danem yang terendah 238,00 dan membuang 41 siswa. Peserta Didik yang diterima berasal 39,45 % dari Kecamatan Jetis, 14,06 % dari Kecamatan Sambit, 12,50 % dari Kecamatan Sawoo, 11,33 % dari Kecamatan Balong, 6,64 % dari Kecamatan Mlarak, 4,69% dari Kecamatan Bungkal, dan 3,03 % dari kecamatan-kecamatan yang lain.
Selanjutnya Peserta Didik Baru melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang diadakan pada tanggal 18 – 20 Juli 2016 dengan kegiatan:
1.    Pengenalan Lingkungan Sekolah
2.    Sosialisasi Berlalu-lintas dan Narkoba
3.    Outbond
4.    Unjuk Prestasi Ekstrakurikuler
5.    Panggung Gembira
6.    Etika Pergaulan
7.    Jurnal Literasi



Peserta Didik Baru melaksanakan kegiatan ini dengan gembira dan pada saat upacara pembukaan menyanyikan lagu Hari Pertama Sekolah dan dibacakan Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentang hari pertama masuk sekolah.
Dengan kegiatan MPLS ini diharapkan Peserta Didik Baru mengetahui Visi, Misi, Tujuan dan Program-Program Sekolah sehingga diharapkan Peserta Didik Baru ini segera menyesuaikan diri dan selanjutnya bias memicu prestasi yang dipersembahkan kepada sekolah.
Keberhasilan SMP Negeri 1 Kecamatan Jetis ini tidak lepas dari kerjasama yang baik antara instansi yang terkait di Kecamatan Jetis, Wali Peserta Didik, Pengurus Komite Sekolah, dan stakeholder yang ada di Kecamatan Jetis. Dengan keberhasilan ini diharapkan anak-anak bangsa yang bersekolah di SMP Negeri 1 Kecamatan Jetis menjadi generasi muda yang handal sebagai generasi emas Indonesia tahun 2045.

 

Polling

Bagaimanakah website ini secara umum menurut anda?
 

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini8
mod_vvisit_counterKemarin95
mod_vvisit_counterMinggu Ini464
mod_vvisit_counterMinggu kemarin626
mod_vvisit_counterBulan ini2090
mod_vvisit_counterBulan lalu2440
mod_vvisit_counterSemuanya204545

Online (20 minutes ago): 2
IP Anda: 54.196.87.74
,
Hari ini: Agus 27, 2016