Informasi

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini51
mod_vvisit_counterKemarin63
mod_vvisit_counterMinggu Ini258
mod_vvisit_counterMinggu kemarin413
mod_vvisit_counterBulan ini1273
mod_vvisit_counterBulan lalu2177
mod_vvisit_counterSemuanya245954

Online (20 minutes ago): 1
IP Anda: 54.224.102.26
,
Hari ini: Nov 22, 2017


Mengajarkan Komunikasi dan Kerjasama pada Siswa PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Rabu, 16 Februari 2011 01:34
Mengapa penting untuk mengajarkan komunikasi dan kerjasama pada siswa dan bagaimana hal itu dapat dilakukan?

Dengan meningkatnya penggunaan jejaring sosial, instant messaging dan komunikasi online, siswa menjadi terhubung ke lebih banyak orang. Hal tersebut akan berdampak positif jika dilihat dari sudut pandang peningkatan jenis komunikasi dan pertumbuhan internet sebagai sarana belajar. Namun di sisi lain, hal ini membuat siswa menjadi lebih jarang berkomunikasi dan berinteraksi dengan temannya sendiri, sehingga beberapa komunikasi kunci dan keterampilan kerjasama tidak bisa berlangsung secara efektif. Meskipun pertumbuhan komunikasi online bagus, akan tetapi komunikasi langsung selalu penting dan perlu. Siswa-siswa dengan keterampilan komunikasi akan lebih mendapatkan keuntungan dibandingkan dengan mereka yang tidak dapat cukup bergaul dengan teman sebaya mereka.
 
 
Ada banyak tugas kerja kelompok yang dapat Anda berikan untuk mengajarkan kerjasama tim kepada siswa dan memungkinkan mereka untuk melatih komunikasi positif dan produktif satu sama lain. Ada proyek dimana siswa dapat bekerja di dalam tim, pekerjaan siswa dapat diselesaikan bersama-sama dan sejumlah besar siswa bisa saja memainkan permainan yang melibatkan keterampilan kerja sama tim yang produktif untuk menjadi sukses.
 

 
Untuk mengajarkan kerjasama tim kepada siswa, anda juga perlu menekankan kepada mereka pentingnya kerja sama dan juga faktor apa saja yang mereka perlukan dalam berkomunikasi secara efektif dan bekerja dengan baik dalam tim. Antara lain:

Mendengarkan:

Yang paling penting adalah bahwa siswa perlu mendengarkan, sehingga siswa lain dapat berbicara tanpa terganggu dan yang kedua semua siswa tahu apa yang sedang dibicarakan dan di mana letak inti pembicaraan. Sebuah cara sederhana untuk membantu siswa dalam hal ini adalah dengan memberikan permainan kelompok, dimana hanya satu orang yang dapat berbicara pada satu waktu dan itu adalah orang yang memegang objek.

Berbicara:

Tentu saja orang perlu berbicara dalam kelompok, untuk memberikan ide-ide mereka sendiri dan memberikan umpan balik kepada ide-ide orang lain. Banyak siswa memiliki kesulitan berbicara dengan teman-teman mereka tetapi untuk bekerja secara efektif dalam kelompok siswa harus belajar bagaimana berbicara secara efektif kepada seluruh kelompok. Ketika berbicara, siswa perlu untuk mengekspresikan ide mereka dengan jelas sehingga mudah dipahami. Pendengar bisa beralih konsentrasi jika seseorang berbicara terlalu lama tentang satu hal atau melompat dari satu ide ke yang lain.

Percaya Diri:

Dalam hal kepercayaan diri,siswa perlu berlatih dan belajar. Untuk berpartisipasi dalam kerja sama tim siswa membutuhkan kepercayaan diri, mereka perlu untuk mengekspresikan ide mereka dan percaya diri dalam menerima umpan balik negatif siswa lainnya tanpa terlalu tersinggung untuk melanjutkan. Membangun rasa percaya diri siswa dapat menjadi proses yang sulit dan panjang, tapi semakin bagus kerjasama tim anda tekankan kepada mereka, secara efektif kepercayaan diri mereka terhadap bekerjasama dalam tim akan meningkat.

Ada keterampilan lain yang bisa anda diskusikan untuk mengajarkan kerjasama tim kepada siswa termasuk penghargaan, kepemimpinan dan pengalihan peran dan tanggung jawab. Anda dapat melakukan hal ini secara lebih rinci dengan siswa Anda ketika dasar-dasar mendengar, berbicara dan kepercayaan diri telah dibahas dan dipraktekkan.
 

 
Cara yang bagus untuk memperkenalkan siswa untuk kerja tim dan untuk membantu mereka berlatih kemampuan mereka adalah melalui permainan kelas, permainan tim atau permainan individu yang mengharuskan mereka untuk berinteraksi satu sama lain. Permainan adalah cara menarik bagi sebagian besar siswa untuk berlatih komunikasi dan bekerjasama.
 
 
Diadaptasi dari: edarticle
Mengapa penting untuk mengajarkan komunikasi dan kerjasama pada siswa dan bagaimana hal itu dapat dilakukan?

Dengan meningkatnya penggunaan jejaring sosial, instant messaging dan komunikasi online, siswa menjadi terhubung ke lebih banyak orang. Hal tersebut akan berdampak positif jika dilihat dari sudut pandang peningkatan jenis komunikasi dan pertumbuhan internet sebagai sarana belajar. Namun di sisi lain, hal ini membuat siswa menjadi lebih jarang berkomunikasi dan berinteraksi dengan temannya sendiri, sehingga beberapa komunikasi kunci dan keterampilan kerjasama tidak bisa berlangsung secara efektif. Meskipun pertumbuhan komunikasi online bagus, akan tetapi komunikasi langsung selalu penting dan perlu. Siswa-siswa dengan keterampilan komunikasi akan lebih mendapatkan keuntungan dibandingkan dengan mereka yang tidak dapat cukup bergaul dengan teman sebaya mereka.
 
 
Ada banyak tugas kerja kelompok yang dapat Anda berikan untuk mengajarkan kerjasama tim kepada siswa dan memungkinkan mereka untuk melatih komunikasi positif dan produktif satu sama lain. Ada proyek dimana siswa dapat bekerja di dalam tim, pekerjaan siswa dapat diselesaikan bersama-sama dan sejumlah besar siswa bisa saja memainkan permainan yang melibatkan keterampilan kerja sama tim yang produktif untuk menjadi sukses.
 

 
Untuk mengajarkan kerjasama tim kepada siswa, anda juga perlu menekankan kepada mereka pentingnya kerja sama dan juga faktor apa saja yang mereka perlukan dalam berkomunikasi secara efektif dan bekerja dengan baik dalam tim. Antara lain:

Mendengarkan:

Yang paling penting adalah bahwa siswa perlu mendengarkan, sehingga siswa lain dapat berbicara tanpa terganggu dan yang kedua semua siswa tahu apa yang sedang dibicarakan dan di mana letak inti pembicaraan. Sebuah cara sederhana untuk membantu siswa dalam hal ini adalah dengan memberikan permainan kelompok, dimana hanya satu orang yang dapat berbicara pada satu waktu dan itu adalah orang yang memegang objek.

Berbicara:

Tentu saja orang perlu berbicara dalam kelompok, untuk memberikan ide-ide mereka sendiri dan memberikan umpan balik kepada ide-ide orang lain. Banyak siswa memiliki kesulitan berbicara dengan teman-teman mereka tetapi untuk bekerja secara efektif dalam kelompok siswa harus belajar bagaimana berbicara secara efektif kepada seluruh kelompok. Ketika berbicara, siswa perlu untuk mengekspresikan ide mereka dengan jelas sehingga mudah dipahami. Pendengar bisa beralih konsentrasi jika seseorang berbicara terlalu lama tentang satu hal atau melompat dari satu ide ke yang lain.

Percaya Diri:

Dalam hal kepercayaan diri,siswa perlu berlatih dan belajar. Untuk berpartisipasi dalam kerja sama tim siswa membutuhkan kepercayaan diri, mereka perlu untuk mengekspresikan ide mereka dan percaya diri dalam menerima umpan balik negatif siswa lainnya tanpa terlalu tersinggung untuk melanjutkan. Membangun rasa percaya diri siswa dapat menjadi proses yang sulit dan panjang, tapi semakin bagus kerjasama tim anda tekankan kepada mereka, secara efektif kepercayaan diri mereka terhadap bekerjasama dalam tim akan meningkat.

Ada keterampilan lain yang bisa anda diskusikan untuk mengajarkan kerjasama tim kepada siswa termasuk penghargaan, kepemimpinan dan pengalihan peran dan tanggung jawab. Anda dapat melakukan hal ini secara lebih rinci dengan siswa Anda ketika dasar-dasar mendengar, berbicara dan kepercayaan diri telah dibahas dan dipraktekkan.
 

 
Cara yang bagus untuk memperkenalkan siswa untuk kerja tim dan untuk membantu mereka berlatih kemampuan mereka adalah melalui permainan kelas, permainan tim atau permainan individu yang mengharuskan mereka untuk berinteraksi satu sama lain. Permainan adalah cara menarik bagi sebagian besar siswa untuk berlatih komunikasi dan bekerjasama.
 
 
Diadaptasi dari: edarticle