PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2016 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 03 May 2016 03:59
There are no translations available.

 

PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2016

Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia. Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya Indonesia selama era kolonialisme Belanda, ia dikenal karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan.

Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda, dan ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama Taman Siswa setelah kembali ke Indonesia. Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan setelah kemerdekaan Indonesia. Filosofinya, tut wuri handayani ("di belakang memberi dorongan"), digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia. Ia wafat pada tanggal 26 April 1959. Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Hari Pendidikan Nasional dirayakan secara luas di Indonesia. Perayaannya biasanya ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi, dari tingkat kecamatan hingga pusat, disertai dengan penyampaian pidato bertema pendidikan oleh pejabat terkait.

Demikian juga dengan SMPN 1 Kec. Jetis Kab. Ponorogo perayaan hari pendidikan nasional kali ini dirayakan berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini SMPN 1 Kec. Jetis merayakannya dengan mengadakan berbagai lomba yang diikuti oleh perwakilan seluruh  kelas VII dan VIII  antara lain, Lomba memasak yang diikuti oleh siswa, lomba merias wajah yang diikuti oleh siswi dan lomba pidato yang diikuti oleh siswa dan siswi.

Harapan dari ibu kepala sekolah diadakannya lomba-lomba ini diharapkan bias membangkitkan motivasi dan inspirasi peserta didik untuk terus berkarya dimasa mudannya, sesuai dengan tema Hari Pendidikan Nasional 2016. Nyalakan pelita terangkan cita-citamu. SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL 2016 SEMOGA PARA GURU MEWUJUDKAN CITA-CITA SISWA-SISWANYA.

Last Updated on Saturday, 07 May 2016 01:14
 
PAGELARAN SENI BUDAYA DAN FESTIVAL REOG 2015/2016 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 11 April 2016 00:43
There are no translations available.

Pada hari kamis tanggal 6 April 2016 s/d 8 April 2016 SMPN 1 Kec. Jetis mengadakan pagelaran seni budaya dan festival reog antar kelas tahun ajaran 2015/2016,kegiatan ini disi oleh 3 sesi acara yaitu:

1. pagelaran seni budaya kelas IX,

dengan tema : Prestasi yes jujur harus

2. Festival reog antar kelas

Reog dimasukkan dalam kurikulum sebatas untuk mata pelajaran seni budaya, kompetensi yang diharapkan minimal anak bisa menari satu jenis bagian dari tari reog,  penilaian   dilakukan saat smester II/Genap dalam festival reog antar kelas VIII

3. Pencanangan sekolah berbasis anti narkoba

SMPN 1 Jetis mengikuti kegiatan aksi sekolah berbasis anti narkoba juli 2016.

Kemeriahan pagelaran seni budaya dan festifal reog antar kelas ini tidak hanya memberi kesan yang sangat mendalam

bagi pemeran pagelaran seni budaya  dan penari reognya,tapi juga memberikan kesan yang sangat melekat bagi para penoton yang menyaksikannya,

kegiatan pagelaran ini berlangsung sampai sore namun siswa-siswi kelas VII dan VIII agaknya engan untuk meninggalkan lapangan

SMPN 1 Kec. Jetis karna masih penasaran kehebohan apa yang akan disajikan oleh kakak kelas mereka.

Untuk selanjutnya ibu kepala sekolah berpesan untuk meningkatkan semangat belajarnya, menjaga kesehatannya serta jangan lupa berdoa mendekatkan diri pada tuhan YME kepada siswa-siswi SMPN 1 Kec. Jetis khususnya kepada kelas IX yang akan menghadapi ujian NONNAS pada hari senin tanggal 11 April 2016.

SEMOGA ALLAH MEMBERI KELANCARAN DALAM MERAIH SEGALA CITA-CITA YANG KALIAN  INGINKAN, WISH YOU ALL THE BEST

 
Lingkungan Kita, Masa Depan Kita PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 20 February 2013 01:43
There are no translations available.

Kerusakan lingkungan hidup banyak diakibatkan oleh manusia. Diantaranya kebakaran hutan, penebangan liar yang mengakibatkan hutan gundul. Majunya teknologi seperti mobil, pabrik, dan sepeda motor membuat udara tercemar dan lapisan ozon berlubang karena asap kendaraan. Lapisan ozon yang berlubang membuat sinar matahari langsung ke bumi yang menyebabkan suhu di bumi naik. Karena suhu di bumi naik es di kutub utara mulai mencair. Hal tersebut membuat permukaan air laut meningkat. Oleh karena itu, manusia harus segera menanggulangi kerusakan ini sebelum kerusakan semakin meluas. Selain menanggulangi manusia harus sadar dan mengintrospeksi diri mereka agar tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti merusak lingkungan.

Melestarikan lingkungan hidup merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi dan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemimpin negara saja, melainkan tanggung jawab setiap insan di bumi, dari balita sampai manula. Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitar kita sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Sekecil apa pun usaha yang kita lakukan sangat besar manfaatnya bagi terwujudnya bumi yang layak huni bagi generasi anak cucu kita kelak.

Sebagai warga negara dan juga sekaligus komponen lingkungan, seluruh keluarga besar SMP Negeri 1 Jetis dituntut untuk berperan aktif dalam usaha pelestarian lingkungan hidup, baik itu di lingkup sekolah maupun tempat tinggal masing-masing. Khusus untuk peserta didik, selain dalam praktek aplikatif sehari-hari, turut serta dimasukkan dalam kurikulum sebuah pembelajaran berwawasan lingkungan yang dinamakan Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH). Pendidikan lingkungan Hidup (environmental education – EE) adalah suatu proses untuk membangun populasi manusia di dunia yang sadar dan peduli terhadap lingkungan total (keseluruhan) dan segala masalah yang berkaitan dengannya, dan masyarakat yang memiliki pengetahuan, ketrampilan, sikap dan tingkah laku, motivasi serta komitmen untuk bekerja sama , baik secara individu maupun secara kolektif , untuk dapat memecahkan berbagai masalah lingkungan saat ini, dan mencegah timbulnya masalah baru [UN - Tbilisi, Georgia - USSR (1977) dalam Unesco, (1978)].

Dalam prakteknya, aplikasi Pendidikan Lingkungan Hidup di sekolah ini diwujudkan dalam berbagai langkah kongkrit, baik itu melalui integrasi kurikulum berwawasan lingkungan maupun penyediaan sarana prasarana yang mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Beberapa kegiatan yang telah untuk mendukung program di atas antara lain sebagai berikut:


penanaman pohon perdu di sekolah dan lingkungan sekitar


pemanfaatan lahan kosong untuk ditanami TOGA


peringatan Hari Menanam Pohon


pembuatan kompos dari sampah daun


sosialisasi pengelolaan sampah kepada sekolah imbas


sosialisasi program adiwiyata kepada masyarakat lingkungan sekitar sekolah


sosialisasi pelestarian lingkungan hidup melalui media radio


pembuatan lubang biopori


penyediaan sumur resapan


pengelolaan sampah di "Bank Sampah"


kolam ikan memanfaatkan hasil penjernihan air limbah

Last Updated on Wednesday, 13 March 2013 02:41
 
Mengapa Guru Harus nge-Blog? PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 29 May 2012 02:41
There are no translations available.

Dikutip dari PanduanNgeblog.com
 
Tulisan ini terinspirasi oleh beberapa pertanyaan para guru perlu tidaknya memiliki sebuah blog. Secara langsung saya menjawab dengan jelas jika blogging sangat bermanfaat tidak hanya bagi Sang Guru tetapi juga bagi diri Sang Anak. Mengapa demikian? Berikut ini argumentasi saya mengapa blogging perlu untuk guru:

Pertama, perubahan teknologi telah yang begitu cepat tak pelak membuat interaksi antar manusi mengalami perubahan. Gaya hidup guru dan siswa tak pelak ikut berubah, meskipun tanpa disadarai. Contohnya, tidak sedikit dari para guru dan murid selalu menenteng perangkat telpon pintar yang terkoneksi dengan internet. Hal ini terjadi karena harga perangkat telpon pintar memang semakin terjangkau. Mengapa hal ini tidak dimanfaatkan oleh para pendidik untuk membuat siswa terus belajar melalui perangkat yang dimilikinya? Sungguh amat disayangkan jika para pendidik kurang begitu cepat menyikapi gaya hidup anak didiknya.

Pada suatu hari saya mengunjungi keponakan saya yang tinggal di pedesaan yang jauh dari pusat kota Yogyakarta. Nun jauh di suatu desa dekat perbatasan Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Sleman, saya menjumpai seorang keponakan saya yang kelas 6 SD sedang belajar. Seperti biasa, saya bertanya, “sedang belajar apa?”. Jawabnya, “sedang belajar nama-nama negara”.  Di mana buku belajarnya? Di jawab, “pakai HP”. “Pakai Google”. Begitu saya lihat di HPnya sedang membuka laman Wikipedia yang berisi informasi tentang negara Amerika.

Dari kasus di atas, saya berpikir alangkah baiknya para pendidik peka dengan kemajuan zaman. Pelajaran di sekolah yang berlangsung setiap hari bisa jadi membuat siswa terasa bosan. Jadwal pelajaran yang disusun secara formal membuat diri siswa seringkali memiliki rasa terpaksa untuk belajar sehingga hasil belajar seringkali tidak maksimal. Hal ini bisa sangat berbeda ketika kondisi hati anak sedang bahagia dan dengan sendiri mau belajar, maka apa yang dibaca akan jauh lebih mudah dipahami dan diingat dalam memori anak. Sudah saatnya mengubah pola belajar yang serba formal menjadi pola belajar santai dan menyenangkan.

Dari kasus di atas, bisa disimpulkan jika sebaiknya para pendidik yang memiliki blog dengan isi materi pelajaran yang bisa diakses oleh siswa kapanpun dan dimanapun melalui perangkat yang mereka miliki.

Kedua, sistem belajar konvensional menghendaki adanya pertemuan langsung antara siswa dan murid. Dalam pemahaman saya, tatap muka guru dan murid secara langsung belum tentu menghasilkan hasil belakar (learning outcomes ) yang bagus. Sudah saatnya para pendidik mengubah pola belajar dari teacher centred learning ke student centred  learning dengan membuat siswa belajar kemauan sendiri (autonomous learner). Para pendidik sebaiknya memberikan akses yang sebesar-besarnya bagi siswa untuk belajar. Pertemuan di kelas yang hanya sebentar tidaklah cukup untuk mempelajari semua materi pelajaran sesuai yang dianjurkan kurikulum. Siswa memerlukan waktu tambahan untuk menguasai materi pelajarannya.

Saya menilai adanya anggapan jika teknologi memutus hubungan komunikasi guru dan murid tidaklah sepenuhnya benar. Justru dengan teknologi hubungan komunikasi murid dan guru akan semakin hangat karena murid bisa berinteraksi dengan murid kapanpun dan dimanapun dengan bahan ajarnya. Melalui blog, siswa bisa membaca bahan pelajaran dan memberikan komentarnya kapanpun. Demikian juga dengan gurunya, guru bisa merespon tanggapan siswa kapanpun dan dimanapun selama ada koneksi internet.  Perlu diingat pula jika pertemuan antara siswa dan murid di sekolah tidaklah lama dan selalu produktif. Siswa justru akan lebih lama berinteraksi dengan materi pelajaran di luar jam sekolah.  Menurut saya, inilah yang namanya proses belajar yang sebenarnya dimana proses belajar terjadi dimanapun dan kapanpun tanpa terikat oleh jadwal sekolah dan adanya paksaan oleh guru.

Ketiga, kegiatan blogging bukanlah pekerjaan yang sulit yang susah untuk dipelajari. Hampir setiap sekolah sudah memiliki jaringan internet. Mengapa tidak dimanfaatkan untuk belajar blogging? Untuk tahap awal blogging, ada 2 layanan blogging yang populer: Blogger dan WordPress. Untuk pemula saya menyarankan menggunakan Blogger karena secara feature jauh lebih sederhana dan mudah. Jika para guru sudah memiliki alamat gmail, tinggal masuk ke menu blogger untuk memulai blognya. Tidak sampai 5 menit, blog akan bisa dibuat.

Kesimpulan tulisan ini adalah blogging memberikan manfaat yang positif untuk mengubah pola belajar. Pentinganya blogging juga pernah saya uraikan di artikel sebelumnya tentang kebijakan department pendidikan di  South Australia yang mewajibkan sekolah untuk Blogging. Apakah Anda sudah siapkan untuk membuat blog dan menjadi guru yang tidak gagap teknologi?
Last Updated on Tuesday, 19 June 2012 03:28
 
SMPN 1 Jetis on Googlemap PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 18 April 2012 02:06
There are no translations available.

Last Updated on Friday, 11 January 2013 02:28
 
« StartPrev12NextEnd »

Page 1 of 2

Polling

What do you think about this website?
 

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday10
mod_vvisit_counterYesterday79
mod_vvisit_counterThis week249
mod_vvisit_counterLast week596
mod_vvisit_counterThis month1958
mod_vvisit_counterLast month2427
mod_vvisit_counterAll days206840

Online (20 minutes ago): 2
IP: 54.160.198.60
,
Sep 28, 2016